waktu merapat pada senja yang menyunting cakrawala
kepakan sayap burung menerbangkan seribu peristiwa
asa kala matahari memandikan cahaya
lambat laun tetesan airmatamatahari
membaringkan seilir semilir angin
sarang-sarang dari ranting reranting dahan burung-burung di pagi dan siang
menyelimuti gigil yang menggigil
siangnya
matahari menyapa lahan sawah dan ladang
matahari menerpa dahan yang rindang
matahari menyalami hujan dari cahayanya pada gelombang laut
matahari meronakan wajah manusia yang hilir mudik mencari setitik cahaya
padahal matahari memiliki beribu-ribu cahaya
tapi
waktu pasti menepi
burung-burung malam
datang membawa bulan
membawa bintang gemintang
membawa kelam
kala manusia terlentang
Tidak ada komentar:
Posting Komentar