Ya Allah…….!
Terasa lirih salam-Mu
semalam
Kau antarkan di selal-sela istirah
Ya Allah……..!
Kami
Berdzikir dari desah keringat-keringat manusia
Yang nafasnya terbata-bata
Menoreh torehan-torehan tinta dan asmara
Tak bisa lagi ku baca dan apresiasi
Karna kian lama kian tiada
Membungkan wajah lelaki setengah lugu
Sambil meneteskan kebingungan air mata
Aku berlayar pada bongkahan kelam
Pada ombak samudra bersandar
Kebisuan-kebisuan
Menggeliat menjadi buku bacaan
Laris terjual dimana-mana
Taman kota
Panti kemanusiaan
Rumah keterasingan
Masuk pada pori-pori anak yang beterbangan dalam cahaya
Ya Allah ………!
Ketika dzikir itu lagi-lagi mendesah
Terasa pada leher ini
Ada nafas yang terluka
Pamekasan, 5 April 2005
Tidak ada komentar:
Posting Komentar