membuka kotak-kotak lusuh yang terpendam
adalah isyarat mengelupas pepohonan yang tercabik
menancap panah dari busur bilik rumahmu
menumpuk semak belukar dilangit langit rongga mulutmu
setiap hari hilir mudik
bau-bau darah digantung diberanda
jadi tontonan para bidadari
memaksaku menoleh dan memotretmu
aduhai..............
lalu aku terkapar
Tidak ada komentar:
Posting Komentar